Pernahkah
terfikirkan oleh kita seberapa besar pengorbanan seorang ibu?
apakah juga pernah kita melihat seorang ibu yang berjuang antara hidup dan mati
hanya demi untuk melahirkan anaknya?
tersiratkah dibenak kita rasa Empati terhadapnya?
jika iya, beruntunglah kita. Karna termasuk golongan anak yang tau diri, yang
tau akan nasib Ibunya, dan tahu betapa besar pengorbanannya untuk kita. Dengan demikian
sacara langsung maupun tak langsung kita pasti akan mampu memahami serta
menghargai perjuangannnya, kita juga pasti akan berfikir bagaimana caranya agar
kita bias membalas jasa-jasanya.
Walaupun sebenarnya kita tahu bahwasannya
seluruh dunia dan isinya tidaklah akan mampu untuk membalas segala jasanya,
tapi setidaknya kita mampu membuat beliau tersenyum manis akan sikap serta
perilaku baik kita terhadapnya.
Ibu adalah manusia
pertama dialam dunia ini yang wajib kita hormati, kita sayangi kita patuhi,
mengingat betapa berat tanggung jawabnya terhadap kita. Beliau tak kenal lelah
mengasuh mendidik merawat serta menjaga kita dari apapun yang bisa membahayakan
kita, andaikan nyawanya diminta untuk menyelamatkan kita dari sesuatu hal,
beliau pasti akan melakukannya.
Kembali lagi kepada
kita sebagai anaknya, tahu dirikah kita? Mengertikah kita?
jawabannya ada dalam diri kita masing-masing.
Lalu bagaimana
dengan anak yang durhaka, yang selalu membuat beliau kesal, sedih, menangis? Jawabannya
tidak lain tidak bukan hanyalah murka Tuhanlah yg akan diterima oleh sang anak
tersebut. Maka dari itu bila kita ingin hidup kita bahagia, tenang, sentosa,
muliakanlah orang tua kita khususnya Ibu, karna Ridlo Allah adalah ridlo Ibu,
dan Murka Allah juga murkanya.
Seperti Lirik lagu
dibawah ini:
Setetes air susu diberikan ibuku
merupakan nyawa dalam kehidupanku
aku dubesarkan karna kasih sayangnya
aku dapat berjalan karena bimbingannya
Andaikan isi dunia untuk
membalasnya
jasa seorang ibu tiada artinya
bagai setetes air jatuh dilautan
bagai sebuah jarum jatuh ditengah hutan
Bahagialah untuk seorang anak
yang selalu berbakti pada ibunya
terkutuklah untuk seorang anak
kalau menyakiti hati ibunya
ridlo seorang ibu ridlo Tuhan jua
murka seorang ibu murka Tuhan jua
Jika kita merasa
terlahir darinya serta kita masih melihat sosoknya, hormatilah ia, hargailah
perjuangannya selama ini, jangan sia-siakan ia perlakukanlah dengan baik,
bahagiakanlah ia, walaupun itu tak seberapa, setidaknya kita mampu membuatnya
tersenyum.
Tengoklah yang
disana mereka yang sudah tidak memiliki Ibu, yang ditinggalkan seorang Ibu,
yang mengharapkan kasih sayang seorang Ibu yang tidak mungkin mereka dapatkan,
entah Ibunya pergi kemana atau sudah menghadap Sang Pencipta, mereka menggebu-gebu
mengharapkan beliaunya kembali meski hanya sedetik lamanya.
Maka dari itu
hornatilah Ibu.