Senin, 14 Juli 2014

Air Susu Ibu


Pernahkah terfikirkan oleh kita seberapa besar pengorbanan seorang ibu?
apakah juga pernah kita melihat seorang ibu yang berjuang antara hidup dan mati hanya demi untuk melahirkan anaknya?
tersiratkah dibenak kita rasa Empati terhadapnya?
jika iya, beruntunglah kita. Karna termasuk golongan anak yang tau diri, yang tau akan nasib Ibunya, dan tahu betapa besar pengorbanannya untuk kita. Dengan demikian sacara langsung maupun tak langsung kita pasti akan mampu memahami serta menghargai perjuangannnya, kita juga pasti akan berfikir bagaimana caranya agar kita bias membalas jasa-jasanya. 

Walaupun sebenarnya kita tahu bahwasannya seluruh dunia dan isinya tidaklah akan mampu untuk membalas segala jasanya, tapi setidaknya kita mampu membuat beliau tersenyum manis akan sikap serta perilaku baik kita terhadapnya.
Ibu adalah manusia pertama dialam dunia ini yang wajib kita hormati, kita sayangi kita patuhi, mengingat betapa berat tanggung jawabnya terhadap kita. Beliau tak kenal lelah mengasuh mendidik merawat serta menjaga kita dari apapun yang bisa membahayakan kita, andaikan nyawanya diminta untuk menyelamatkan kita dari sesuatu hal, beliau pasti akan melakukannya.

Kembali lagi kepada kita sebagai anaknya, tahu dirikah kita? Mengertikah kita?
jawabannya ada dalam diri kita masing-masing.

Lalu bagaimana dengan anak yang durhaka, yang selalu membuat beliau kesal, sedih, menangis? Jawabannya tidak lain tidak bukan hanyalah murka Tuhanlah yg akan diterima oleh sang anak tersebut. Maka dari itu bila kita ingin hidup kita bahagia, tenang, sentosa, muliakanlah orang tua kita khususnya Ibu, karna Ridlo Allah adalah ridlo Ibu, dan Murka Allah juga murkanya.

Seperti Lirik lagu dibawah ini:

Setetes air susu diberikan ibuku
merupakan nyawa dalam kehidupanku
aku dubesarkan karna kasih sayangnya
aku dapat berjalan karena bimbingannya
Andaikan isi dunia untuk membalasnya
jasa seorang ibu tiada artinya
bagai setetes air jatuh dilautan
bagai sebuah jarum jatuh ditengah hutan
Bahagialah untuk seorang anak
yang selalu berbakti pada ibunya
terkutuklah untuk seorang anak
kalau menyakiti hati ibunya
ridlo seorang ibu ridlo Tuhan jua
murka seorang ibu murka Tuhan jua

Jika kita merasa terlahir darinya serta kita masih melihat sosoknya, hormatilah ia, hargailah perjuangannya selama ini, jangan sia-siakan ia perlakukanlah dengan baik, bahagiakanlah ia, walaupun itu tak seberapa, setidaknya kita mampu membuatnya tersenyum.
Tengoklah yang disana mereka yang sudah tidak memiliki Ibu, yang ditinggalkan seorang Ibu, yang mengharapkan kasih sayang seorang Ibu yang tidak mungkin mereka dapatkan, entah Ibunya pergi kemana atau sudah menghadap Sang Pencipta, mereka menggebu-gebu mengharapkan beliaunya kembali meski hanya sedetik lamanya.

Maka dari itu hornatilah Ibu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar